
Hampir seluruh warga di kabupaten Pati memang menggunakan akses internet speedy yang terkenal cepat, dan sekarang kapasitas bandwitch udah menjadi 1 Mbps yang dulunya cuman 512 Kbps. Dengan harga koneksi internet yang lumayan terjangkau di bandingkan dengan ISP lainnya di Indonesia, speed berjalan melanggang untuk meraih sebanyak-banyaknya pengguna speedy, hanya dengan syarat ada jaringan telpon kabel sudah bisa terkoneksi dengan internet selama 24 jam unlimited.

Pada kejadian kemarin speedy putus, dan saya menjadi bingung kenapa kok hanya bisa chatting saja dan untuk browsing tidak bisa, akhirnya semua warga Kabupaten Pati bingung cari akses internet yang up, karena memang speedy sudah memonopoli semua pelanggan speedy jadi hanya menunggu koneksi speedy yang down, mungkin kalo down cuman 5 – 10 menit tidak masalah, tapi sering berjam-jam lamanya.
Tapi mengapa akhir-akhir ini koneksi speedy di Kabupaten Pati sering putus-putus, mungkin dalam sebulan bisa sampe 9 kali trouble di jaringan speedy. Banyak kantor, sekolah, tempat usaha dan perorangan yang merasa kesal karena sering adanya gangguan speedy, harusnya bisa kirim data yang di butuhkan client sekarang, eh ternyata sampai besok baru bisa, mending lebih baik kirim via POS Indonesia saja. Apakah benar ” Speedy , speed that you can trust ” untuk mengelabui calon pelanggan saja ? Memang benar koneksi speedy cepat, tapi kalo cepat dan sering putus akhirnya tidak sampai-sampai juga.